Akuntan Publik Peringatkan Ancaman 'Audit Gap' di Era Digital, Begini Strategi Perusahaan Menghadapinya
Akuntan publik kini memperingatkan adanya ancaman audit gap di era digital, yang menjadi perhatian utama bagi perusahaan dan program studi Pendidikan Akuntansi. Digitalisasi memunculkan tantangan baru dalam pelaksanaan audit yang memerlukan pendekatan strategis untuk menjamin kualitas dan akurasi audit.
Memahami Audit Gap di Era Digital
Audit gap terjadi ketika teknologi digital berkembang pesat namun proses audit belum sepenuhnya menyesuaikan, sehingga ada celah yang berpotensi mengurangi efektivitas pengawasan. Audit tradisional yang masih manual tidak mampu mengimbangi volume dan kompleksitas data digital.
Strategi Perusahaan Menghadapi Audit Gap
Untuk menghadapi audit gap, perusahaan mengadopsi teknologi audit digital seperti big data analytics, AI, dan blockchain. Strategi ini memungkinkan identifikasi risiko secara real-time dan audit yang lebih menyeluruh. Auditor juga perlu meningkatkan kompetensi digital agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.
Implikasi untuk Pendidikan Akuntansi
Program Studi Pendidikan Akuntansi harus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan audit digital. Pembekalan keterampilan teknologi informasi dan analisis data menjadi keharusan agar lulusan dapat menjembatani audit konvensional dan digital. Ini penting untuk mengantisipasi perkembangan industri audit masa depan.