Membentuk Pemimpin Progresif: HIMADIKSI dan HMPB Sukses Gelar LKMM-TD 2025
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi (HIMADIKSI) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bisnis (HMPB) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (FEB UNESA) sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2025 pada tanggal 10–11 Mei 2025. Mengusung tema "Mewujudkan Kepemimpinan Mahasiswa yang Adaptif, Responsif, dan Kontributif sebagai Katalisator Perubahan untuk Menciptakan Dampak Berkelanjutan,"
kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa di tengah kompleksitas tantangan zaman.
Kegiatan resmi dibuka pada Sabtu, 10 Mei 2025, bertempat di Auditorium G2 FEB UNESA, dan dihadiri oleh jajaran pengurus HIMADIKSI dan HMPB, perwakilan dosen pendamping organisasi kemahasiswaan, serta puluhan peserta dari kedua program studi. Sambutan demi sambutan disampaikan sebagai pembuka kegiatan, termasuk oleh Ibu Rochmawati, S.Pd., M.Ak., selaku Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi. Dalam orasinya, beliau menyampaikan pentingnya pembinaan kepemimpinan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga bertumpu pada penguatan karakter dan nilai kontribusi sosial.
“LKMM-TD bukan sekadar pelatihan, namun merupakan fondasi pembentukan karakter pemimpin muda yang siap menjawab tantangan zaman dengan sikap adaptif, responsif, dan mampu memberi kontribusi nyata,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Umum HIMADIKSI 2025, Ahmad Firandhika, yang menegaskan bahwa kepemimpinan masa kini haruslah lentur, berjiwa kolaboratif, dan progresif dalam tindakan.
“Menjadi mahasiswa hari ini berarti menjadi pribadi yang tidak sekadar mengejar indeks prestasi, tetapi juga aktif mengasah kepekaan sosial, melatih jiwa kepemimpinan, dan bersiap menjadi agen perubahan. Kita tidak harus menunggu jabatan untuk mulai memimpin—karena sejatinya, setiap tindakan positif yang kita lakukan hari ini adalah benih perubahan untuk esok hari,” tuturnya.
Firandhika juga mengutip pernyataan tokoh nasional Anies Baswedan sebagai penguat pesan moral dalam kepemimpinan:
“Pemimpin adalah mereka yang mampu menyalakan semangat, menumbuhkan harapan, dan berjalan bersama dalam perubahan.”
Hari pertama kegiatan diisi dengan pemaparan materi dari para pemandu LKMM-TD, diselingi diskusi dan simulasi interaktif. Sementara hari kedua, 11 Mei 2025, difokuskan pada sesi presentasi kelompok dan sidang organisasi mahasiswa (ORMAWA). Seluruh peserta terlibat aktif dalam merumuskan gagasan dan solusi untuk meningkatkan efektivitas organisasi kemahasiswaan di FEB UNESA. Tingkat kehadiran peserta mencapai lebih dari 85%, mencerminkan antusiasme dan komitmen yang tinggi.
Kegiatan ditutup secara resmi dengan penyampaian refleksi, kesimpulan materi, dan pemberian penghargaan untuk kategori Putri Teraktif dan Best Kelompok, serta penyerahan sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta.
Dengan terselenggaranya LKMM-TD 2025 ini, HIMADIKSI dan HMPB berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif dalam praktik, responsif terhadap perubahan sosial, dan kontributif dalam lingkungan sekitarnya—menjadi katalisator perubahan untuk masa depan yang berkelanjutan.