Mendikdasmen Hadirkan Pelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan untuk Generasi Pintar
Integrasi Coding dan AI dalam Kurikulum
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mulai mengintegrasikan pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) secara bertahap di sekolah dasar hingga tingkat atas. Tujuannya adalah membangun pola pikir logis dan keterampilan analitis yang kian diperlukan dalam dunia kerja modern, terutama di bidang akuntansi.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa pelajaran ini menjadi langkah strategis mempersiapkan siswa, termasuk mahasiswa Pendidikan Akuntansi, menghadapi tantangan global melalui keterampilan teknologi dan berpikir kritis.
Implikasi bagi Mahasiswa Pendidikan Akuntansi
Mahasiswa Pendidikan Akuntansi akan merasakan manfaat besar dari penguasaan coding dan AI. Keterampilan ini memungkinkan mereka memahami otomatisasi dalam proses akuntansi, analisis data keuangan dengan teknologi, hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Penerapan pembelajaran coding dan AI memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap bersaing dan berinovasi di dunia profesional yang terus berkembang.