Merajut Harmoni Antar Umat Beragama dalam Bingkai Tradisi Nusantara
Nilai Toleransi di Tengah Keberagaman Kampus
Semangat merajut harmoni antar umat beragama dalam bingkai tradisi Nusantara kini menjadi bagian penting dari kehidupan mahasiswa. Program Studi Pendidikan Akuntansi terus menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai dalam setiap kegiatan akademik maupun sosial.
Mahasiswa dari berbagai latar belakang belajar bersama dalam suasana inklusif. Mereka membangun solidaritas melalui kegiatan budaya, diskusi lintas iman, dan proyek sosial yang memperkuat persatuan. Nilai-nilai tersebut menciptakan atmosfer kampus yang damai dan harmonis.
Tradisi Nusantara sebagai Perekat Kebersamaan
Melalui merajut harmoni antar umat beragama dalam bingkai tradisi Nusantara, mahasiswa memahami bahwa budaya lokal memiliki peran besar dalam menjaga persaudaraan. Tradisi gotong royong, selamatan, dan musyawarah menjadi simbol keharmonisan yang diwariskan turun-temurun.
Program Studi Pendidikan Akuntansi turut mengintegrasikan nilai budaya ini dalam pembelajaran karakter dan etika profesional. Mahasiswa belajar bagaimana harmoni sosial dapat mendukung integritas dalam profesi akuntan dan tenaga pendidik masa depan.
Kolaborasi untuk Membangun Karakter Mahasiswa
Kegiatan merajut harmoni antar umat beragama dalam bingkai tradisi Nusantara juga diwujudkan melalui kolaborasi antarmahasiswa lintas program studi. Mereka mengadakan pelatihan, seminar, dan kegiatan sosial bertema kebinekaan.
Pendekatan ini menumbuhkan empati, tanggung jawab, dan semangat gotong royong. Mahasiswa belajar bahwa keberagaman adalah kekuatan yang memperkaya proses pendidikan dan membangun kepribadian unggul di era global.