Riset Dosen Ungkap Tantangan Pendidikan di Era Society 5.0
Tantangan Pendidikan di Era Society 5.0
Penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan utama. Salah satunya adalah kesenjangan digital. Tidak semua siswa punya akses teknologi yang sama. Tantangan lain adalah kebutuhan akan keterampilan baru. Siswa tidak hanya butuh pengetahuan teknis. Mereka juga harus punya soft skill yang kuat. Kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas sangat penting. Pendidikan harus bisa menyeimbangkan hal-hal tersebut. Riset dosen ini menyarankan pendekatan holistik. Pendekatan yang menggabungkan teknologi dan humaniora.
Peran Pendidikan Akuntansi dalam Menghadapi Society 5.0
Program Studi Pendidikan Akuntansi punya peran krusial. Lulusan prodi ini harus bisa beradaptasi. Mereka harus siap menjadi pendidik yang melek teknologi. Mereka harus bisa mengintegrasikan aplikasi akuntansi. Aplikasi tersebut bisa digunakan dalam pembelajaran. Ini akan membuat materi lebih menarik. Mahasiswa juga harus siap menjadi praktisi. Mereka harus punya pemahaman mendalam tentang akuntansi digital. Hasil riset ini mendorong prodi untuk berinovasi.
Rekomendasi untuk Pengembangan Kurikulum
Berdasarkan temuan riset, ada beberapa rekomendasi. Kurikulum harus direvisi. Materinya harus mencakup topik seperti analisis data. Topik lainnya adalah kecerdasan buatan dalam akuntansi. Metode pembelajaran harus lebih interaktif. Dosen bisa menggunakan simulasi bisnis virtual. Ini akan membuat siswa lebih terlibat. Pelatihan bagi dosen juga perlu ditingkatkan. Mereka harus menguasai teknologi pendidikan terbaru. Riset dosen ungkap tantangan pendidikan di Era Society 5.0 secara mendalam.
Dampak Hasil Riset pada Program Studi
Hasil riset ini sangat positif. Ini menjadi landasan untuk perbaikan. Program studi akan segera menindaklanjuti. Mereka akan membentuk tim khusus. Tim ini akan merumuskan kurikulum baru. Kurikulum yang lebih relevan dengan era Society 5.0. Mahasiswa akan mendapatkan manfaatnya. Mereka akan menjadi lulusan yang kompeten. Lulusan yang siap menghadapi masa depan.