Ujian Nasional Berbasis AI Pertama Diujicoba, Menuai Pro dan Kontra
Ujian Nasional berbasis AI pertama kali diujicoba tahun ini dan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Teknologi ini menjadi perhatian khusus di bidang Pendidikan Akuntansi karena terkait dengan evaluasi pembelajaran dan pengelolaan data pendidikan secara digital.
Penggunaan AI dalam ujian diharapkan meningkatkan keakuratan penilaian dan meminimalkan kecurangan. Namun, sebagian pihak mengkhawatirkan kesiapan infrastruktur serta potensi ketimpangan akses teknologi di berbagai daerah.
Pro dan Kontra Ujian Nasional Berbasis AI
Pendukung menyatakan AI memberikan inovasi untuk sistem evaluasi yang lebih adaptif dan efisien. Sistem dapat menyesuaikan tingkat kesulitan soal sesuai kemampuan siswa sehingga penilaian lebih adil.
Sebaliknya, kritik muncul terkait isu privasi data, risiko kesalahan algoritma, dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem ini. Mahasiswa Pendidikan Akuntansi belajar untuk memahami pengelolaan risiko dan integritas data dalam tim evaluasi.
Implikasi Ujian Nasional Berbasis AI pada Pendidikan dan Akuntansi
Transformasi digital ujian berdampak pada pengelolaan keuangan dan pelaporan lembaga pendidikan. AI memungkinkan efisiensi proses penilaian dan pengumpulan data pendidikan yang lebih akurat untuk analisis kebijakan.
Mahasiswa Pendidikan Akuntansi dihadapkan pada kebutuhan kompetensi baru, seperti audit sistem digital dan manajemen risiko teknologi pendidikan untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas.